Pelatihan Usaha Sampingan dari Mahasiswa UNY Untuk Ibu Rumah Tangga

Pelatihan Usaha Sampingan dari Mahasiswa UNY Untuk Ibu Rumah Tangga

Beberapa mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) baru-baru ini menggelar pelatihan pembuatan kerupuk dari daun bambu bagi ibu rumah tangga warga Plaosan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Pelatihan itu akan memberikan nilai tambah bagi para ibu rumah tangga di Dusun Plaosan untuk mengisi waktu luang di sela kesibukan rumah tangga. Harapannya pelatihan pembuatan kerupuk daun bambu itu dapat memicu kreativitas para ibu untuk memanfaatkan bahan alam yang ada di sekitarnya.

Kata seorang mahasiswa UNY bernama Ayu Siti Rohmah, Pelatihan tersebut digunakan untuk menumbuhkan semangat wiraswasta sebagai usaha sampingan. Kerupuk daun bambu itu sehat karena tidak mengandung bahan pengawet. Menurutnya, pembuatan kerupuk daun bambu cukup sederhana. Bahan-bahan yang diperlukan meliputi tepung tapioka 500 gram, tepung terigu 100 gram, garam 25 gram, gula pasir 35 gram, bawang putih 35 gram, kapur sirih satu sendok makan, dan 350 mililiter air.

Daun bambu muda direbus untuk membersihkan bulunya, kemudian digiling dengan campuran tepung tapioka, tepung terigu, garam, gula pasir, bawang putih, kapur sirih, dan air. Kemudian adonan diaduk hingga menjadi kalis dan tidak lengket di tangan.

Selanjutnya, adonan dicetak secara merata pada besek, lalu dikukus sampai benar-benar matang hingga warna adonan menjadi hijau bening. Adonan yang sudah matang kemudian dianginkan sekitar 12 jam. Setelah mengeras dipotong tipis-tipis dengan ketebalan sekitar dua sentimeter dan dikeringkan di bawah sinar matahari.

Daun bambu yang sering dijadikan bahan obat-obatan di China hanya berakhir sebagai limbah di Indonesia. Padahal, daun bambu termasuk salah satu antioksidan yang juga mengandung berbagai senyawa yang berguna menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol. Karena itu, tidak aneh kalau orang-orang China menggunakan daun bambu sebagai obat berbagai penyakit, mulai batuk sampai penyakit jantung dan kanker.

Author: hendriaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *